Huaa udah hampir 2 tahun gw ga ke Padang. Padang itu menurut gw salah satu kota tempat gw menuntut Ilmu menjadi seorang Insinyur dan suka-duka persahabatan&percintaan. Salah seorang sahabat gw dari kuliah menikah dengan pacarnya , mereka berpacaran sejak SMA ,sekitar 7 tahun pacaran, walau pasang surut hubungan mereka tetapi Alhamdulilah mereka akhirnya Ijab Kabul juga.

adel – uta – mona

Dalam persahabatan antara kita bertiga ini, gw yang paling suka iseng sama mereka berdua, tapi walau bagaimanapun gw tetep sayang sama mereka. Posisi gw saat ini di Jakarta, gw bela2-in ke Padang hanya untuk melihat hari bahagia sahabat gw ini. Mona pun posisi-nya juga dari kerinci sekitar 12 jam ke kota Padang.

Indahnya bukan pengorbanan untuk sebuah persahabatan

1. Welcome Bandara Minangkabau
Senang sekali rasanya menginjakkan kaki di Kota Padang.

TouchDown Padang

Karena pesawat gw landing sekitar jam 14.00 bertepatan dengan akad nikah adel, ga ada yang jemput lho. Akhirnya gw naik Tranex Mandiri yang kebetulan jalurnya melewati dimana adel akan akad menikah. Membayar sekitar 18rb ,cukup murah kan? Ditambah ada adegan dimana gw sempat bertengkar sama abang kernetnya karena lama sekali berangkat, minibus tersebut mengetem sekitar 2 jam, dan terpaksalah gw menunggu. Di padang tidak ada angkutan umum di Bandara kecuali tranex dan Damri, walau ada taksi itupun mesti hati2 karena biaya yang dipatok cukup mahal,  taksi pun kebanyakan taksi gelap dan mobilnya tidak cukup bagus.

2.  Akad Nikah Adel
Setelah gw sampe di hotel melangsungkan akad nikah, gw langsung mengucapkan selamat kepada sahabat gw ini. Ya walaupun gw tidak melihat adel secara langsung saat calon suami membaca ijab-qabul setidaknya gw harus bangga karena bisa melihat adel memakai pakaian akad nikahnya dan berfoto bersama.🙂 . Cantikkan sahabat gw ini? Auranya keluar ga? Ya karena Adel totok aura dulu sebelum menikah agar aura nya keluar. Ini Adel lakukan disekitaran daerah Padang. *ups ember nih gw*

Akad Nikah Adel

3. Persiapan Dandan untuk Resepsi Pernikahan
Keesokan harinya Resepsi pernikahan Adel dilaksanakan. Mona tiba subuh ini dari Kerinci-Riau. Diantara kita bertiga sahabat, Mona yang paling jago dandan, langkah perlangkah dandan, semua merk alat make up dan pemasangan bulu mata. Mona ga ada tandingnya! Dua Jempol untuk sahabat gw ini. Dengan perlengkapan yang dia bawa, gw meminta pertolongan Mona untuk mendandani gw dengan tema yang sesuai dengan tema pernikahan.

persiapan dandan uta&mona

Mona tetap cantikkan? Walau semalaman yg sudah menempuh 12 jam perjalanan tanpa tidur yang nyaman & nyenyak.

4. Resepsi Pernikahan Adel
Adel melangsungkan pernikahan disebuah hotel sekitar 500meter dari garis pantai padang. Rada deg-degan sih klo terjadi apa2 apalagi Padang banyak isu yang melanda tentang bencana alam, tapi dibalik itu semua Allahualam. Dengan menggunakan adat minangkabau adel melangsungkan pernikahannya. Ada istilah “Menjemput Marapulai”  dimana Anak daro (sebutan pengantin wanita) menjemput Marapulai (sebutan pengantin pria). Sebelum acara mulai gw dan Mona mengunjungi Adel ke kamarnya dan berfoto bersama🙂

sebelum resepsi dimulai

Opening yang dilakukan saat resepsi pernikahan ini menyajikan tarian-tarian. Ada sekitar 3 tarian adat yang ditarikan, yaitu: tari pasembahan, tarian piring dan tari riang gembira. Dari ketiga tari tersebut tarian yang paling bikin syok adalah tari piring, ada adegan dimana salah seorang penari menginjak2 pecahan belin dan kakek2 tua memasukkan mukanya ke pecahan beling tersebut.

sekilas opening resepsi pernikahan

Dan setelah makan kita melakukan foto bersama dengan para tamu2. Teman2 kuliah pun yang masih domisili Sumatera Barat pun hadir semua. Wah momen ini seperti reuni saja. Dan pernikahan ini fenomenal dimana ada seorang teman Adel yang notabenenya super tomboy, namanya Elsa, memakai seragam yang telah diberikan oleh Adel dan hasilnya Elsa sungguh cantik ditambah lagi Elsa rela ke salon untuk momen berbahagia ini.

foto bersama di tempat resepsi

5. Souvenir Paling Berkesan
Adel sungguh bahagia apalagi mendapat souvenir yang tidak disangka2 dan cukup unik yaitu ucapan2 dari teman2 sekuliahan berupa album foto.
Adel bilang ke gw “Uta, ini kado bener2 paling berkesan diantara kado yang lain
Huaaa*blushing*  jadi bangga deh ada foto gw disana juga.

souvenir album foto

Dan sedihnya gw cuman weekend disini dan bersiap2 untuk pulang ke Jakarta lagi. Dan momen ini menjadi motivasi gw untuk menemukan orang yang tepat. Ayo semangat,Ta!

Selamat menempuh hidup baru Adel&Pangky, semoga cepat2 mendapatkan bocil yang lucu2

Tulisan ini dipersembahkan untuk kedua sahabatku @adelyafebri & @MonalisaLady🙂